PRESS RILIS WORLD ANIMAL DAY

20161031101634 201610311016222016103110155620161031101609 Minggu pertama di bulan Oktober tepatnya tanggal 4 Oktober merupakan hari besar bagi dunia hewan yang sering disebut dengan Worl Animal Day. Setiap tahunnya, World Animal Day dirayakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia dengan kegiatan-kegiatan inspiratif, contohnya pengadaan kegiatan edukasi dan kepedulian tentang hewan, kegiatan adopsi hewan, pemutaran film di sekolah-sekolah, veterinary treatment camp, konser penggalangan dana, pengobatan hewan gratis, interview radio dan TV, dan masih banyak lagi.

World Animal Day merupakan hari penyatuan gerakan kesejahteraan hewan di seluruh dunia, memobilisasi menjadi kekuatan global untuk mewujudkan suatu perubahan dalam mewujudkan kesejahteraan hewan tanpa memperhatikan kebangsaan, agama, keyakinan atau ideologi politik. Manusia dan hewan memiliki hubungan yang sangat erat dalam kehidupan. Kehidupan hewan tidak terlepas dari perilaku manusia, kehidupan manusia pun tak bisa terlepas dari kebutuhan adanya hewan. Manusia merupakan makhluk hidup, hewan pun juga makhluk hidup. Manusia memiliki hak untuk mendapatkan keadilan sosial, hal itu berarti hewan seharusnya juga mamiliki hak untuk mendapatkan kesejahteraan. Untuk itu dengan adanya World Animal Day diharapkan mampu menggerakkan semakin banyak orang untuk peduli terhadap hewan di sekitar kita.

Pada tahun ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (BEM FKH UGM)  ikut berpartisipasi dalam perayaan World Animal Day melalui kegiatan konser dan  kompetisi lomba esai. Konser yang digelar pada tanggal 8 Oktober 2016 di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada merupakan konser perdana BEM FKH UGM dalam rangka perayaan World Animal Day. Konser yang mengusung tema “Sonus Animalis-Speak Up For Those Who Have No Voice” ini menghadirkan Gama Band, I’m Fine, Vet Accoustik, Cat Distamper, Vena Teatrica BPPM FKH UGM, Voca Veteriner, dan AATPSC (Aurette And The Polska Seeking Carnival) sebagai bintang tamu. Rangkaian acara dalam konser berjudul World Animal Resound Music Festifal (WARMFEST) ini termasuk diadakannya stand expo pada puku 16.00 WIB dari para pecinta hewan Jogja seperti Sugar Glider Club, Owl Club, Djamoesiti Musang, Jogja Free Flight, Pager, VSC, HSTP, KSSL, KSHK, dan ada juga stand konsultasi hewan gratis. Memasuki pukul 18.00 WIB, Voca Veteriner membuka konser dengan suara yang luar biasa dan konser ditutup dengan penampilan dari AATPSC dengan sangat meriah.

Di hari yang sama, Departemen Kajian Stategis BEM FKH UGM  juga mengadakan acara nasional yaitu National Animal Essay Competition (NAEC) 2016. Kegiatan yang mengusung tema “Sistem Kesehatan Hewan Nasional” ini merupakan kegiatan yang bertujuan menghimpun partisipasi dari seluruh mahasiswa Indonesia untuk menuangkan segala gagasan dan inovasi kreatif mereka mengenai Sistem Kesehatan Hewan Nasional. Kegiatan ini dirancang untuk seluruh mahasiswa dari segala bidang keilmuan, karena disadari semua bidang keilmuan akan menunjang dan menyempurnakan Sistem Kesehatan Hewan Nasional. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tanggal 28 Juni 2016 dan diperoleh 10 mahasiswa/mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia berhasil maju ke tahap presentasi. Tahap presentasi diadakan pada tanggal 8 Oktober 2016 dengan 2 peserta dari Universitas Brawijaya, 1 peserta dari Institus Pertanian Bogor, 1 peserta dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan 6 peserta dari Universitas Gadjah Mada. Presentasi dimulai pukul 08.00 WIB dan diperoleh dua pemenang yang diumumkan dalam konser WARMFEST.

Sebagai juara pertama  dengan hadiah sertifikat, piala, dan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000,- diraih oleh Trinita Sutikno Bronto dari Universitas Gadjah Mada dengan judul esai “Konservasi Satwa Liar dalam Membangun Sistem Kesehatan Hewan Nasional (SISKESWANNAS)” , sedangkan juara kedua dengan hadiah sertifikat, piala, dan uang pembinaan sebesar Rp 500.000,- diraih oleh Raden Mas Ravi Hadyan dari Universitas Gadjah Mada dengan judul esai “SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer) dan Modifikasinya sbagai Upaya Konservasi Satwa Liar Indonesia Terancam Punah di Masa Depan”.

Konser WARMFEST dan NAEC 2016 yang telah terlaksana tersebut merupakan kegiatan yang diadakan BEM FKH UGM dalam perayaaan World Animal Day. Harapan kami sebagai mahasiswa kedokteran hewan, dari terlaksananya kegiatan tersebut dapat memupuk kepedulian dan gagasan kreatif serta inofatif dari mahasiswa bahkan masyarakat Indonesia tetang kesejahteraan hewan, tetntang sistem kesehatan hewan, tentang integrasi segala bidang keilmuan, dan tentang pembangunan Indonesia.

Marilah kita pupuk kepedulian kita terhadap hewan. Bagian dari kehidupan manusia adalah hewan. Hewan sehat maka manusia akan sehat. Hewan sejahtera, maka manusia akan sejahtera. Kepunahan suatu hewan akan merugikan manusia karena memutus suatu rantai kehidupan yang pastinya dibutuhkan oleh manusia sendiri. Sejahterakan hewan, maka hidupmu akan sejahtera. Bila bukan kita, maka siapa lagi yang akan peduli ? Save Our Animal in The World.

Departemen Kajian Straegis
Kabinet Bersatu Melaju
BEM FKH UGM